Subuh Keliling di Lebong, Kapolres Tampung Aspirasi Warga soal Hoaks hingga Minuman Keras

Corak.Id, LEBONG – Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani, S.H., S.I.K., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Al-Muhajirin, Desa Tabeak Blau I, Kecamatan Lebong Atas, Kabupaten Lebong, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 04.35 WIB.

Kegiatan yang diikuti personel Polres Lebong dan masyarakat tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam dialog bersama jamaah, sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari penyebaran berita bohong atau hoaks, peredaran minuman keras yang dikhawatirkan berdampak terhadap pelajar, hingga perlindungan hukum bagi tenaga pendidik dalam menjalankan tugas mendidik siswa.

Salah seorang warga menyampaikan harapan agar Kabupaten Lebong memiliki ekosistem informasi yang sehat, sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lebong menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat agar lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Ia berharap masyarakat Lebong mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan penyebaran hoaks dengan membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

“Harapan saya sederhana, Kabupaten Lebong menjadi contoh daerah yang tahan hoaks. Masyarakatnya tidak anti-informasi, tetapi kebal terhadap disinformasi. Ketika ada berita heboh, reaksi pertama warga bukan langsung membagikan, melainkan bertanya apakah informasi tersebut benar atau tidak,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat yang cerdas dalam menyaring informasi akan lebih sulit diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, peran kepolisian perlu didukung kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.

Selain persoalan informasi, jamaah juga menyampaikan kekhawatiran mengenai peredaran minuman keras di lingkungan masyarakat, terutama yang berpotensi memengaruhi anak-anak dan pelajar.

Menanggapi masukan tersebut, AKBP Agoeng mengatakan bahwa kepolisian secara rutin melaksanakan operasi untuk menekan peredaran minuman keras karena dinilai dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mengapresiasi informasi yang disampaikan warga dan menyatakan akan menindaklanjutinya.

“Kami dari kepolisian rutin melaksanakan operasi-operasi kepolisian, termasuk razia minuman keras. Minuman keras sangat berdampak negatif bagi kehidupan bermasyarakat, terutama di Kabupaten Lebong. Terima kasih atas informasi yang disampaikan, kami akan langsung menindaklanjuti hal tersebut,” tegasnya.

Persoalan lain yang turut dibahas adalah perlindungan hukum bagi guru dalam mendidik siswa. Salah seorang jamaah mempertanyakan batasan tindakan pendisiplinan di sekolah, mengingat tenaga pendidik juga harus memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

Menanggapi hal itu, Kapolres menekankan pentingnya kerja sama antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pola pendidikan perlu menyesuaikan perkembangan zaman dengan tetap mengutamakan pembelajaran, pembentukan moral, dan akhlak.

Ia mengingatkan bahwa sekolah berperan memberikan ilmu pengetahuan, sedangkan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Oleh sebab itu, komunikasi dan kerja sama antara kedua pihak perlu terus diperkuat.

Kapolres juga mengimbau para orang tua agar tidak menyerah dalam mendidik anak, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai moral dan perilaku yang baik sejak dini.

Melalui dialog tersebut, Polres Lebong berharap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Al-Muhajirin tersebut dihadiri sebanyak 34 jamaah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Polres Lebong menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan dialog langsung, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lebong. (BAMS)

Please follow and like us:
Pin Share
__Terbit pada
Oktober 24, 2026
__Kategori
Headline

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *