Bupati Azhari Minta Peserta Pilkades Taati Aturan, Berbeda Pilihan Hal Biasa
Corak.Id, LEBONG – Bupati Lebong Azhari, SH., MH., mengajak seluruh calon kepala desa, pendukung, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lebong.
Hal tersebut disampaikan Azhari usai menyaksikan simulasi pengamanan Pilkades yang digelar aparat keamanan di Halaman Balai Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara.
Menurutnya, tahapan Pilkades serentak saat ini masih terus berjalan. Sejumlah desa masih dalam proses tahapan pendaftaran setelah masa pendaftarannya diperpanjang.
“Untuk tahapan-tahapan sudah berjalan dan saat ini masih berproses. Masih ada delapan desa yang masa pendaftarannya diperpanjang selama 15 hari,” ujar Azhari. Jum’at (02/10/2026).
Selain desa yang mendapatkan perpanjangan masa pendaftaran, terdapat pula desa yang jumlah pendaftarnya lebih dari lima orang. Terhadap kondisi tersebut, nantinya akan dilakukan proses seleksi tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati berharap setelah masa perpanjangan pendaftaran selama 15 hari berakhir, seluruh desa yang melaksanakan Pilkades telah memiliki bakal calon yang memenuhi persyaratan sesuai aturan.
“Harapan kita setelah berakhirnya masa perpanjangan 15 hari ini nanti, semua calon sudah ada dan memenuhi ketentuan,” katanya.
Azhari juga mengingatkan seluruh calon agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan Pilkades. Menurutnya, seluruh tahapan dan persyaratan telah memiliki dasar hukum sehingga harus menjadi pedoman bersama.
“Para calon taati aturan yang sudah ditetapkan. Semuanya sudah ada aturan mainnya, ada peraturan pemerintah, ada Perbup. Tolong ditaati,” tegasnya.
Ia menegaskan, setiap bakal calon yang memenuhi persyaratan akan tetap diproses sesuai tahapan hingga ditetapkan sebagai calon tetap.
“Kalau memenuhi syarat, kita tetap akan memproses mereka menjadi calon tetap,” ujarnya.
Lebih lanjut, Azhari mengajak masyarakat untuk ikut menjaga suasana Kabupaten Lebong tetap aman dan kondusif selama seluruh rangkaian Pilkades berlangsung.
“Kami berharap kepada masyarakat, tolong buat suasana di Kabupaten Lebong ini menjadi kondusif,” katanya.
Terkait simulasi pengamanan Pilkades yang melibatkan aparat keamanan, Azhari menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri. Menurutnya, keterlibatan aparat dalam simulasi tersebut menunjukkan bahwa pengamanan Pilkades menjadi perhatian bersama, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI Polri. Tadi kita sudah lihat sendiri proses simulasi pengamanan dari Polda Bengkulu sudah turun tangan. Artinya, Pilkades ini menjadi perhatian bukan hanya di Kabupaten Lebong, tapi juga di provinsi,” ujarnya.
Azhari menegaskan, perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai sumber konflik.
“Harapan kita Lebong ini tetap aman dan kondusif. Berbeda pilihan itu hal biasa,” pungkasnya. (ADV)